Setan itu dalam memperdaya manusia kata -katanya manis sepintas seperti benar semua, bahkan untuk meyakinkan kebenaranya diujung kata-katanya akan mengatakan wallohualam bisawab kondisi saat ini sedang ramai - ramainya hasil KPU banyak setan berkeliaran di Media sosial,maka berhati- hatilah jangan mudah percaya, tabayun kalau bisa ,kalau belum bisa tabayun jangan ikut ikutan komentar khawatir jadi teman SETAN.
Selasa, 21 Mei 2019
Sabtu, 18 Mei 2019
apa yang terjadi 22 Mei 2019
Aku ingin tahu kelanjutan nanti tanggal 22 Mei 2019,
pada saat pengumuman KPU apa benar akan
terjadi keributan akan ada demo besar- besaran seperti kondisi 212. Yang
melibatkan jutaan umat dari berbagai daerah….?
Seandainya dalam situasi sepertri 212 dulu tiba
–tiba ada yang membuat kisruh, ngebom
para pengunjuk rasa mengakibatkan kematian beribu–ribu pasti yang disalahakan
pemerintah padahal misalnya yang melakukan pengeboman adalah pihak lain yang menyusup, maka perang saudara tidak akan terhindarkan dan hancurlah NEGERI KITA siapa yang harus tanggung jawab…? dan jadi apa Negeri ini esok....? Ngeriiii
Rabu, 15 Mei 2019
Selasa, 14 Mei 2019
surat untuk kekasih 18 April 2018
Kekasih.....engkau orang yang ku kasihi,bukti cinta kasihku,engkau kunikahi,kuberikan nafkah lahir dan batin,hasil cinta kasih kita telah lahir tiga orang anak,kita bina bersama sampai mereka dewasa dan memberikan cucu.
Bukan sesuatu yg mustahil bila selama 32 tahun kita berumah tangga banyak hal hal,yang tidak kau sukai dari prilaku Ku,banyak kejadian yang menyakitkan, kalau saja satu bulan sekali saja aku bicara dan bersikap yang menyakitkan maka sudah lebih dari 384 kali kalau satu bulan 2 kali menyakiti mu 768 kali kau kusakiti ,oh betapa besar dosaku padamu,setahun sekali aku mintamaaf,atau tepatnya bermaafpan saat lebaran entahlah apa itu cukup untuk menghapus dosa- dosaku, hanya engkau yg tahu karena iklas dan tidak ketika engkau memaafkanKu hanya engkau yg tahu.
Anak ku, engkau pun para kekasih, anak satu dengan yang lainya engga ada perbedaan,Aku mencintai kalian menyayangi kalian semua sama kadarnya,kalau sudah malam engkau belum pulang Aku selalu khawatir,was- was takut terjadi sesuatu.
Semua ku fasilitasi mobil bukan ingin pamer ke orang, semua hanya ingin kalian bahagia dan percaya diri,Aku tidak ingin masa kecil dan masa remajaku kalian seperti Aku, Aku anak miskin,Aku ini tidak lebih beruntung dari saudara -saudaraku, Aku memang tinggal di orang yang katanya berada ,seorang perwira yang di perbantukan di Perkebunan Karet jadi kepala Afdeling,di mata orang, orang tua angkat ku kaya,tapi aku engga bahagia,mereka pelit,tiap rupiah yang dikeluarkan sangat perhitungan,aku dari kecil sampai besar cuma jadi penjaga rumah,yang cuma disediain beras,makanya untuk lauk,aku sering jual beras ke tetangga dengan harga murah,kalau ingin jajan terpaksa aku mencuri dari saku daster bu Dek atau menjual baju ke tukang loak. karena kalau minta jarang dikasih, sekali dikasih kalimat yang meluncur menyakitkan, ketika berharap ingin mendapatkan uang agak banyak buat beli spotong celana jean merk Lee yang saat itu di gandungri anak muda, Aku harus usaha ikut motong padi disawah Rajamandala dengan anai, kadang jari ku berdarah -darah kena irisan anai , hasil padinya baru di jual untuk beli celana, biasanya uangnya pas pasan, jadi kalau beli harus bulak balik jalan kaki karena uangnya tidak cukup kalau harus dipake ongkos.
Pahit sangat pahit masa kecilku, Aku engga mau anak anakku merasakan seperti aku,serba susah,anaku harus lebih sejahtera,harus lebih pinter harus mendapatkan pendidikan yang layak dan disekolah terpandang ,supaya percaya diri dalam pergaulan, Alhamdulillah engkau besar jadi anak- anak yang membanggakan,kalian semua lulus di Universitas ternama, Universitas Pajajaran dengan nilai yang tinggi cuma laude Aku bangga padamu nak.
Namun dari semua itu masih banyak kekurang yang Aku lakukan,mungkin kalian pernah kecewa dan sakit hati denga sikap Bapak mu ini yang kadang mudah naik pitam,suka marah marah engga jelas,Aku juga sadar ,dalam hati kecil suka menyesal kalau sudah marah,Aku akui Aku bukan orang tua yang sempurna bahkan katagori baikpun tidak,Aku banyak kekurangan bukan ayah Idaman. Kita lahir kedunia ini bukan pilihan kita,mutlak takdir dari Allah,Kalian tidak bisa memilih siapa yg harus jadi Bapak kalian,begitu juga Aku engga bisa milih siapa yang jadi anak- anakku.
Kalian adalah titipan Ilahi,Aku berkewajiban merawat,mendidik dan membesarkan ,karena aku sadar diahir nanti akan diminta pertanggung jawaban atas apa yg telah aku lakukan terhadap kalian,baik dan buruk dalam mebesarkan kalin akan menjadi pertimbangan di yaumal akir.oleh karena itu dipenghujung kehidupanku nanti maafkan segala kekurangku dan jangan lupa jadilah anak- anak yg soleh dan solehah doakan kami orang tua kalian agar kami selamat dari siksa kubur dan dijauhkan dari api Neraka.
Ini sudah jam 00.30 waktunya istirahat.
ReplyForward
|
Kamis, 09 Mei 2019
bingung
Aku bingung dengan kondisi negeri saat ini ,setelah pemilu bukan menjadi tenang malah tambah craudit ,yang satu merasa dicurangi yang lain juga mendapat bukti kecurangan tapi tidak diaku malah balik menuduh itu akal akalan ,QC yang telah dipakai bertahun tahun baik di dalam maupun diluar Negeri dan diyakinini kebenarannya walau tidak pas 100 % tapi deviasinya logis, antara nol koma sekian persen sampai satu persen tapi tiba tiba di Indonesia ini sama kubu nomor 02 tidak dipercaya ,Real Account juga tidak di percaya,KPU Bawaslu bentukan DPR juga tidak dipercaya Aku mensinyalir ada sesuatu yang diincar di Negeri ini,ada yang ingin terjadi caos di negeri ini,ada yang ingin mengorbankan Rakyat demiki kepentingan pribadi dan golongannya,,ada yang ingin menggadu domba rayat , andai rakyat di benturkan seperti ini maka akan memakan banyak korban,tidak tertutup kemungkinan akan banyak anak jadi yatim karena kehilangan Bapaknya ,ada ibu yang akan kehilangan anak begitu juga harta benda ,namanya perang yang jadi korban pasti rakyat.yang menikmati ujung- ujungnya para penghasut peperangan.Semoga Allah menjaga hal ini jangan sampai terjadi, semoga para penghasut diberi hidayah atau mereka yang dipanggil duluan.
Aku bingung mau bela yang mana, semua serba engga jelas ulamapun yang seharusnya jadi panutan jadi terpecah,engga jauh- jauh contohnya ,Ustad Yusuf Mansur dan KH. Gym Nastiar itu sobatan sekarang masing- masing beda pilihan di sampaikan ke publik merasa pilihan mereka yang paling benar,akibatnya para pengikut mereka jadi terpecah .
Aku yang sebenarnya mengagumi ke duanya sekarang jadi bingung mau ikut yang mana,mungkin orang yang bimbang seperti Aku jumlahnya tidak sedikit.semoga keadaan seperti ini cepat berakhir.
Rabu, 08 Mei 2019
mutiara yang hilang
Ah.. sudah lama sekali engga nulis di blog,karena lupa alamat ,ketika tanpa sengaja berkelana di google ketemu mengikat,eh ternyata punya ku.
ada yang tidak bisa lama melekat dalam ingatan satu satunya supaya melekat maka harus mengikatnya dalam tulisan, seperti diri ini bahwa sejak sabtu tanggal 4 Mei 2019, Aku keserang asam urat,di tumit sebelah kanan sampai saat ini rasa sakitnya masih ada padahal sudah masuk hari ke 4 biasanya hari ketiga rasa sakitnya sudah hilang,sekarang kok jadi agag lama padahal engga ada pembengkakan.akibatnya aku engga bisa kemana-mana alias dirumah saja man lagi puasa ,oh betapa keselnya ,mungkin ada hikmah agar Aku banyak istirahat.Semoga besok sore bisa dibawa melangkah ke masjid untuk ikut sholat isya berjamaah sekaligus ikutan taraweh. semoga.
Langganan:
Postingan (Atom)
PERANGKAP SETAN
Setan itu dalam memperdaya manusia kata -katanya manis sepintas seperti benar semua, bahkan untuk meyakinkan kebenaranya diujung kata-katan...